beasiswaunggulan.com., SURABAYA—Departemen Research and Technology (Restech) Komunitas Beasiswa Unggulan Surabaya (KUBUS) gelar Research Incubator. Rangkaian kegiatan Research Inkubator ini berlangsung selama 5 Mei—14 Juli 2025.
Bagus Hendra Saputra selaku ketua pelaksana sampaikan bahwasanya Research Incubator digagas sebagai inisiatif strategis untuk membina budaya riset. “Program Research Incubator dirancang untuk memperkuat kompetensi awardee dalam mengeksplorasi ide kreatif dan pemecahan masalah melalui pendekatan ilmiah. Kami ingin membentuk generasi unggul yang siap berinovasi dalam ekosistem kolaboratif, demi melahirkan penelitian yang relevan dan bermanfaat luas bagi masyarakat,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, konsep acara ini dirancang sebagai sistem pendampingan terpadu yang memandu setiap peserta untuk menguasai alur publikasi ilmiah secara mendalam. Program ini tidak hanya menawarkan pemaparan materi, tetapi juga menekankan pada bimbingan intensif yang mencakup penyusunan struktur, penyesuaian format jurnal, hingga teknis submisi dan revisi artikel.
Bagus menegaskan bahwa aspek etika dan kualitas menjadi prioritas utama dalam pelatihan ini, “Kami ingin memastikan bahwa setiap awardee tidak hanya mampu menulis, tetapi juga memiliki pemahaman praktis mengenai etika publikasi, pemilihan jurnal yang tepat, serta strategi menghindari plagiarisme. Melalui diskusi dan evaluasi berkala, para peserta akan didampingi untuk menghasilkan karya yang layak menembus jurnal terindeks nasional.”
Untuk menjamin kualitas output penelitian, kegiatan ini turut menghadirkan Farhan Akmala Putra, S.P., seorang Reviewer Q3 Scopus di bidang Pertanian dan Peternakan, yang akan bertindak langsung sebagai mentor bagi para peserta.
Ketua Umum KUBUS, Melinda Arta Reza Putri selaku Ketua Umum KUBUS menanggapi kegiatan ini merupakan bentuk aktualisasi visi komunitas, “KUBUS berkomitmen untuk memfasilitasi pengembangan potensi awardee melalui pendampingan intensif dan mentoring eksklusif dalam penulisan artikel ilmiah. Melalui inisiatif ini, KUBUS berupaya mendorong para pejuang beasiswa untuk bertumbuh bersama dalam menghasilkan karya yang kredibel sebagai kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.”
Sejalan dengan itu, Alvan Alfaridzi, S.T. selaku Pembina Komunitas Beasiswa Unggulan Surabaya berharap program ini dapat menjadi katalisator dalam meningkatkan kualitas maupun kuantitas publikasi ilmiah awardee Beasiswa Unggulan di kancah nasional maupun internasional. “Dengan adanya bimbingan teknis yang berkelanjutan, para peserta diharapkan tidak hanya sekadar menyelesaikan tulisan, tetapi juga mampu memberikan sumbangsih pemikiran yang relevan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Semoga forum ini mampu mencetak peneliti muda yang kompetitif dan memiliki daya tawar tinggi melalui karya-karya ilmiah yang berkualitas tinggi.
Melalui Research Incubator, KUBUS menegaskan komitmennya dalam membangun wadah pengembangan diri dan penguatan ikatan antaranggota melalui dunia penelitian. Program ini adalah langkah nyata kita untuk menciptakan peneliti muda yang mampu membawa perubahan dan solusi cerdas atas berbagai dinamika tantangan ilmu pengetahuan saat ini.


